Sunday, March 31, 2019

Published March 31, 2019 by with 0 comment

Sinopsis The Night of the Comet episode 4 part 1


Semua gambar dan konten bersumber dari Mango TV

Lu Hongjian bersiap-siap mau menyapa penggemarnya Cheng Hao yang menunggunya di bandara. Tapi ternyata nggak ada siapapun disana.

Lu Hongjian nggak habis pikir kenapa nggak ada penggenar yang menunggunya? Padahal dia sudah menghabiskan 3 jam untuk dandan.

Tong malas mendengarnya. Ia berjalan meninggalkan Lu Hongjian. Lu Hongjian mengejarnya dan bertanya apa Cheng Hao nggak sepopuler itu sampai nggak ada satupun penggemar yang datang?




Xiaoxiao yang sedang menelpon Tiantian nggak sengaja melihat Cheng Hao. Dia memberitahu Tiantian kalo dia melihat Lu Hongjian dan segera menutup telponnya.

Mendadak Cheng Hao merasakan sakit di dadanya. Karena nggak tertahankan ia pun pingsan. Di saat yang sama Tiantian juga mau menyerang Cheng Hao. Lah, belum juga dipukul sudah pingsan duluan??

Tiantian mendekat dan membuka masker Cheng Hao. Ia terkejut karena Lu Hongjian sangat mirip dengan Cheng Hao. Ia mengambil ponselnya dan melapor ke Xiaoxiao kalo dia menemukan Lu Hongjian dan akan membawanya ke rumah.



Sementara itu Lu Hongjian dan Tong sudah sampai di mobil. Lu Hongjian mengeluh karena mereka memarkir mobil terlalu jauh.

Manajer Cheng Hao menawari Lu Hongjian untuk minum b*r karena ia baru turun dari pesawat. Lu Hongjian menerimanya dengan senang hati tapi ngfak jadi gara-gara di ehmin sama Tong.

Lu Hongjian mengembalikan b*r itu dan beralasan kalo alkohol nggak baik untuk kesehatan. Manajer lalu menunjukkan makanan yang diberikan oleh para penggemar. Apa Lu Hongjian ingin makan sesuatu?

Lu Hongjian senang banget dan mengambil sesuatu. Lagi-lagi Tong menyela. Sudah jam 6 lewat. Cheng Hao akan bertambah berat badan kalo dia makan. Kecuali kalo dia mau mengambil foto dan mempostingngnya di Weibo untuk berterima kasih pada penggemar atas cinta mereka.

Lu Hongjian memakannya sekalian sama bungkusnya. Manajer menyuruh Lu Hongjian untuk tersenyum lalu memotretnya lalu mempostingnya di Weibo.

Lu Hongjian lalu bertanya pada Tong apa ia perlu ketemu dengan direktur atau ketemuan sama teman karena baru kembali?

Manajer menatap Lu Hongjian dengan tatapan curiga. Ia merasa kalo Cheng Hao beda dari yang biasanya. Masalahnya Cheng Hao kan biasanya nggak suka keluar untuk bersosialisasi??? Bagi Cheng Hao sangat mustahil untuk berkpul dengan teman. Kenapa sekarang mendadak jadi suka?

Lu Hongjian menjelaskan kalo maksudnya adalah agar mereka menolak kalo ia mendapat undangan ke pesta seperti itu. Manajer mengiyakan.


Tong memanggil Cheng Hao dan memberinya naskah yang diterima sebelumnya. Ia meminta Lu Hongjian untuk melihatnya. Dan semua informasi yang berhubungan dengan drama itu dikumpulkan seperti yang Cgeng Hao minta.

Lu Hongjian malas dan menguap. Mendadak ngantuk. Tong melanjutkan kalo ada wawancara juga dan Cheng Hao harus belajar tentang proses beberapa acara komersial. Naskah reality Show dan informasi beberapa merek ... .

Lu hongjian makin malas. Dia menguap makin lebar dan meminta Tong untuk membiarkan saja semua itu.

Manajer Cheng Hao mengambil makanan dari penggemar Cheng Hao dan mau memakannya. Lu Hongjian melihatnya. Katanya sayang kalo nggak dimakan.


Cheng Hao sadar. Tangannya diikat oleh Tiantian. Tiantian memintanya untuk.mengakui kejahatannya. Cheng Hao yang nggak ngerti apa-apa bertanya Tiantian siapa?

Tiantian mendekat. Menurutnya Lu Hongjian lebih mirip Cheng Hao saat ia marah. Cheng Hao mengamati Tiantian dan ingat kalo Tiantian adalah penggemar yang ia temui saat dibandara. Ia menanyakan apa yang Tiantian inginkan?

Tiantian marah karena Cheng Hao masih nanya. Dia sudah menipunya dengan wajah idolanya dan berhutang uang banyak. Cheng Hao makin nggak ngerti. Apa, sih maksudnya?

Tiantian melanjutkan kalo dia sudah melihat Cheng Hao secara langsung dan menurutnya barang palsu nggak bisa menipu mata tajamnya. Ia mengancam kalo Cheng Hao nggak mau bayar maka ia akan.. .

Tiantian mengambil raket nyamuk dan menunjukkannya ke depan wajah Cheng Hao. Ia mengambil sehelai rambut Cheng Hao dan meletakkannya di atas raket itu.



Xiaoxioa pulang dan menyalakan lampu. Ia menyapa Tiantian dan protes karena tadi Tiantian meninggalkannya. Tiantian menunjukkan Cheng Hao ke Xiaoxioa dam memintanya untuk menyelamatkan Cheng Hao yang ia anggap sebagai Lu Hongjian kalo memang Xiaoxiao merasa kasihan.

Xiaoxiao memperhatikan Cheng Hao dengan seksama. Tiantian menghampiri Cheng Hao dan menarik pakaiannya. Cheng Hao sendiri hanya bisa menatap Tiantian dengan tatapan tajam karena kedua tangannya terikat.


Xiaoxiao yang merasa kalo Tiantian salah orang buru-buru menariknya menjauh. Ia menanyakan kalo Lu Hongjian memohon dengan lucu bukan? Tiantian sesumbar kalo Lu Hongjian nggak akan berani padanya.

Xiaoxioa bertanya lagi apa Lu Hongjian nggak menyanjungnya tadi? Tiantian memberitahu kalo ia nggak memberi Lu Hongjian kesdmpatan untuk memuji kecantikannya.


Cheng Hao menatap Xioaxioa dan membuat Xiaoxiao hampir pingsan. Xiaoxiao menyadari kalo dia adalah Cheng Hao yang sebenarnya.

Cheng Hao berlutut di hadapan Xioaxioa dan mengakui kesalahannya karena telah berhutang padanya. Ia berjanji akan mengembalikan uang Xiaoxiao.

Xiaoxioa ketakutan dan nggak bisa bilang apa-apa. Ia ikut berlutut dan menghadap Cheng Hao. Cheng Hao melanjutkan kalo dia br*ngsek!  Dia meminta maaf dan janji akan memperbaiki kesalahannya.

Tiantian merasa kesal dengan tingkah Cheng Hao. Ia kembali menarik jaket Cheng Hao dan memintanya untuk berhenti bicara sopan karena dia sama sekali nggak percaya.


Xiaoxiao panik dan mencoba melepaskan tangan Tiantian dari pakaian Cheng Hao. Ia meminta Tiantian untuk tenang. Lu Hongjian nggak akan bisa mentransfer uang padanya karena tangannya diikat.

Xiaoxiao mendorong Tiantian dan melepaskan ikatan Cheng Hao. Cheng Hao meminta Xiaoxiao agar nggak menyalahkan Tiantian. Ia benar-benar minta maaf. Xiaoxiao agak kesulitan melepas ikatan Cheng Hao dan asal menariknya.

Cheng Hao kesakitan tapi ikatannya berhasil terbuka. Xiaoxiao bertanya apa Cheng Hao baik-baik saja? Tiantian menegur Xioaxiao yang begitu rendah. Sebagai penggemar,... .


Cheng Hao melepas maskernya dan menatap Tiantian tajam. Tiantian takut dan mundur perlahan-lahan sambil melanjutkan kalimatnya. Sebagai penggemar dimana harga diri Xiaoxiao? Ia terduduk di sofa lalu mengangkat kedua tangannya dan meminta uang.

Cheng Hao berbalik dan meminta Xiaoxiao untuk ikut dengannya. Ia membawa Xiaoxiao ke kamar mandi dan menatapnya kesal.


Xiaoxiao langsung minta maaf. Ia memberitahu kalo Tiantian belum pernah ketemu dengan temannya yang mirip Cheng Hao. Xiaoxiao sendiri nggak tahu gimana caranya Tiantian mendapatkan Cheng Hao tapi ... . Xiaoxiao memohon maaf dan mengakui kalo dia bersalah.

Cheng Hao tiba-tiba tersenyum. Ia mengaku nggak menyalahkan Tiantian ataupun Xiaoxiao. Xiaoxiao senang mendengarnya. Cheng Hao melanjutkan kalo dia ingat Xiaoxiao selalu gagal menepati janjinya. Xiaoxiao kembali meminta maaf. Dia nggak tahu kalo akan jadi kacau gini.

Cheng Hao memberikan satu kesempatan lagi pada Xiaoxiao. Ia ingin agar Xiaoxiao nggak mengatakan identitasnya pada siapapun. Xiaoxiao mengangguk. Dia janji. Cheng Hao lalu menyuruh Xiaoxiao untuk keluar dan menyuruh Tiantian untuk pergi.


Di luar Tiantian benar-benar mengira kalo yang tadi adalah Lu Hongjian. Dia kesal pada Xiaoxiao yang kelewat baik jadi orang. Ia yakin kalo Xiaoxiao nggak akan bisa mengatasinya. Ia lalu mengambil ponselnya dan meminta temannya untuk datang dan memberitahu kalo Lu Hongjian sekarang ada di daerah Zhenye. Ia meminta mereka untuk cepat datang.


Xiaoxiao kembali dari kamar mandi dan memberitahu Tiantian kalo Lu Hongjian telah mengembalikan uangnya. Tiantian nggak percaya dan minta ditunjukkan bukti transferannya.

Xiaoxiao mengingatkan kalo tranfer uang nggak secepat itu. Ia meyakinkam kalo suanya telah berjalan dengan baik. Ia lalu menyuruh Tiantian untuk pulang.

Tiantian nggak mau. Xiaoxiao nggak hilang akal. Ia mengingatkan tentang tugas yang harusnya Tiantian lakukan. Dia belum mengurus foto-foto Cheng Hao dari bandara padahal semua orang menunggu fotonya. Ia menyuruh Tiantian untuk segera pergi.

Tiantian masih nggak mau. Ia memanggil Lu Hongjian dan meyakinkan kalo dia nggak akan membiarkannya untuk menggertak Xiaoxiao lagi. Xiaoxiao hanya bisa menghela nafas sambil tepok jidad.

Bersambung...
Read More
      edit
Published March 31, 2019 by with 0 comment

Sinopsis Flower Ever After episode 0 part 1


Semua gambar dan konten bersumber dari PlayList Global/ Naver TV Cast

So Young Han
Seorang pendatang baru yang sempurna.

Aku menyukai seseorang di kantor.


Hyun Su Yoo
Seorang Manaher tampan.

Aku ingin menikahinya.


Ji Hyo Gong
Seorang patissier manis.

Gadis baru mendekati pacarku.


Woong Choi
Pelatih renang yang gagah.

Aku merasa nggak berdaya di depan wanita yang kucintai.


Min Chae Go
Pengangguran yang pintar.

Aku bermasalah dengan pacar 7 tahunku.

F L O W E R   E V E R   A F T E R

Bersambung...
Read More
      edit
Published March 31, 2019 by with 0 comment

Sinopsis The Night of the Comet episode 3 part 2


Semua gambar dan konten bersumber dari Mango TV

Lu Hongjian pulang dan mau siap-siap. Dia kaget lihat ada Cheng Hao di rumahnya lagi duduk santai.

Cheng Hao menunjukkan ponselnya dan mengingatkan kalo Lu Hongjian yang sudah mengundangnya via Wechat.

Lu Hongjian sama sekali nggak nyangka kalo bintang seperti Cheng Hao ternyata seperti itu. Ia memberitahu kalo dirinya sepenuhnya lurus.

Cheng Hao menyebutkan segala sesuatu tentang Lu Hongjian. 23 tahun, penulis yang mengecewakan, total bacaan kurang dari 10.000 buku. Ia selalu meminjam uang dari twman perempuannya sampai menguras kartu kredit.


Lu Hongjian menyangkal semuanya dan menyatakan kalo dia bukanlah seorang penipu.

Cheng Hao melanjutkan kalo dia akan menawarkan kesempatan pada Lu Hongjian untuk menghasilkan uang. Terserah Lu Hongjian mau menerimanya apa enggak.

Cheng Hao menginginkan agar Lu Hongjian menggantikannya selama satu bulan. Sebagai gantinya ia akan memberikan satu juta yuan sebagai imbalannya. Lu Hongjian langsung semangat dengar 1 juta yuan.

Tapi ia menolak dan merasa nggak bisa mekakukannya. Cheng Hao menaikkannya menjadi 2 juta yuan. Lu Hongjian makun tertarik. Tapi ia tetap menolaknya. Akan sangat melelahkan menjadi seorang bintang. Gimana kalo dua harus mencium? Gimana dengan namanya nanti?


Cheng Hao nggak bisa menaikkannya lagi dan meminta Lu Hongjian untuk melupakannya saja. Lu Hongjian buru-buru nenahan Cheng Hao dan menyatakan kalo dia setuju.

Cheng Hao menatap Lu Hongjian dan menjekaskan kalo Lu Hongjian hanya boleh menggunakan identitasnya untuk bertemu dengan orang-orang di sekitarnya. Nggak ada kegiatan untuk bekerja.

Cheng Hao juga nggak memperbolehkan Lu Hongjian untuk berbohong karena orang-orang mengenalinya sebagai Cheng Hao. Intinya Lu Hongjian harus berakting persis seperti apa yang Cheng Hao lakukan dan jangan membuat masalah.

Kalo Lu Hongjian setuju maka a akan membuat kontraknya dan memberikannya pada Lu Hongjian. Lu Hongjian bisa mengirimkannya kembali padanya setelah menandatanganinya. Lu Hongjian mengangkat tangannya. Ok!

Cheng Hao bangkit dan menyuruh Lu Hongjian untuk turun. Ia akan melihat apakah Lu Hongjian sudah memenuhi syarat apa belum. Cheng Hao turun lebih dulu dan Lu Hongjian mengikuti.



Lu Hongjian duduk di kafe dan Cheng Hao mengawasi nggak jauh dari sana. Ia memakai pakaian Cheng Hao dan berakting seperti Cheng Hao.

Dua gadis menghampiri Lu Hongjian dan meminta tandatangannya. Ia tersenyum dan memberikan tandatangannya. Penggemar itu lalu minta foto. Lu Hongjian menyetujuinya dengan senang hati.

Xiaoxiao yang baru kembali melihat Lu Hongjian yang ia kira adalah Cheng Hao sedang berfoto dengan penggemar. Ia terus memperhatikan sampai para penggemar itu pergi. Melihat gelagat Cheng Hao, sepertinya ada yang aneh. Ia pun mendekat.




Xiaoxiao menunjuk Lu Hongjian yang lagi-lagi berpura-pura menjadi Cheng Hao. Cheng Hao yang mengawasi dari tadi heran mendengar kalo Xiaoxiao tahu kalo itu bukan Cheng Hao.

Lu Hongjian tetap berakting dan menawari Xioaxiao tandatangannya. Xiaoxiao mengepalkan tangannya dan mau meninju Lu Hongjian. Lu Hongjian menangkap tangan Xiaoxiao dan nggak ngerti kenapa Xiaoxiao melakukannya? Ia lalu berbicara dengan Cheng Hao, menanyakan apa yang harus ia lakukan?

Xiaoxiao memberitahu kalo Cheng Hao sangat tulus dan bermoral. Dia nggak akan punya n*fsu b*rahi pada wanita. Ia menduga kalo Lu Hongjian melakukan itu untuk uang.

Lu Hongjian tetap tenang dan menyangkalnya. Ia memberitahu kalo ia disana menunggu Xiaoxiao. Nggak ada maksud lain. Kalo ada yang minta foti itu karena dia memiliki wajah bintang yang begitu tampan.



Xiaoxiao memberitahu kalo pekerjaannya sudah selesai. Ia akan pulang dan meminta Lu Hongjian untuk pulang dengannya. Lu Hongjian mengiyakan. Xiaoxiao pergi untuk mengemasi barang-barangnya.

Cheng Hao memberitahu Lu Hongjian untuk pergi dengan Xiaoxiao. Itu adalah tugas rahasianya.

Lu Hongjian menanyakan biaya akomodasinya. Cheng Hao memberitahu kalo ia akan mentrasfer uangnya nanti. Cheng Hao lalu mengirim pesan ke Tong untuk melakukan beberapa persiapan karena ia punya rencana besar.


Tong memake over Lu Hongjian dengan pakaian, kacamata dan aksesoris milik Cheng Hao agar ia terlihat seperti Cheng Hao. Tong juga memastikan agar Lu Hongjian berkelakuan seperti Cheng Hao.


Xiaoxiao dimarahi tuan Wu karena gagal membuat berita tentang Xu Miao dengan Cheng Hao. Xioaxioa merasa kalo berita merka nggak harus tentang gosip. Sebagai gantinya mereka bisa menulis tentang hubungan pertemanan keduanya. Dan perlahan hubungannya akan meningkat sesuai arus.

Tuan Wu memikirkannya. Dia merasa kalo cinta rahasia Cheng Hao dengan artis pendatang baru, Xu Miao,...adalah ide yang bagus. Ia meminta Xiaoxiao untuk terus mengembangkan imajinasinya. Tuan Wu ingin akan ada sesuatu yang terjadi setelah Cheng Hao bertemu dengan Xu Miao.

Xiaoxiao melanjutkan kalo Cheng Hao bekerja keras dan Xu Miao mencoba untuk lebih dekat tapi dia gagal. Tuan Wu kembali meeasa kalo itu adalah ide yang bagus. CEO yang sombong yang mencintai pacarnya. Tuan Wu lalu berencana untuk menulisnya sendiri. Dia meminta Xiaoxiao untuk berhenti.

Xiaoxiao senang mendengarnya. Ia meminta tuan Wu untuk menampilkan wajah tampan Cheng Haonya. Tuan Wu mengiyakan. Xiaoxiao lalu kembali pada pekerjaannya.



Xiaoxiao memakai masker sambil melihat berita tentang Cheng Hao di laptopnya. What? Apa-apaan ini? Kenapa ada foto s*nsual  Xu Miao? Xiaoxiao memotret berita itu. Ada pesan masuk. Ia pun membacanya.

Seseorang mengetuk pintu. Xiaoxiap bangkit dan membukakan pintu. Yang datang adalah Tiantian. Dia marah.

Tiantian masuk dan duduk di sofa tamu. Ia menunjukkan ponselnya dan menanyakan apa yang terjadi? Xiaoxiao melepas maskernya dan berlutut di depan Tiantian.

Ia memberitahu kalo itu bukan tulisannya. Dan gambarnya juga nggak seperti yang direncanakan. Ia membantu atasannya untuk menyembunyikan wartawan. Xiaoxiao memeluk Tiantian dan memintanya untuk percaya.


Tiantian mengiyakan. Ia menganggap kalo Xiaoxiao adalah penggemar sejati Cheng Hao. Ia akan percaya sekali ini saja. Masalahnya gimana mereka akan meyakinkan penggemar lain? Apa akan ada yang percaya?

Xiaoxiao menghela nafas frustasi. Ia bangkit dan kembali duduk di sofa. Ia bingung.

Masalahnya makin rumit. Makin banyak ia bicara akan makin nggak meyakinkan. Ia lalu menyalahkan Lu Hongjian. Kalo Lu Hongjian nggak mengambil kartu kreditnya maka ia nggak akan mengambil pekerjaan itu.


Tiantian bangkit dengar nama Lu Hingjian. Ia ingat kalo Lu Hongjian punya wajah yang mirip dengan Cheng Hao mereka. Xiaoxiao mengiyakan. Mendadak Tiantian jadi nggak tenang. Ia berjalan mondar-mandir nggak jelas. Dengan sekali lihat orang akan menyangka kalo Lu Hongjian adalah Cheng Hao. Ia jadi kesal.

Tiantian mengambil roti di meja dan mematahkannya. Ia berencana mendendang p*ntat Lu Hongjian lalu meminta alamatnya pada Xiaoxiao.

Xiaoxiao mengiyakan. Ia mengaku sudah melacaknya. Ia menyuruh Tiantian untuk ke bandara dan menangkap Lu Hongjian disana. Ia memberikan ponselnya pada Tiantian.

Tiantian melihatnya dan terkejut karena Lu Hongjian kembali di hari yang sama dengan Cheng Hao. Xiaoxiao mengambil ponselnya kembali dan memeriksanya.


Para penggemar Cheng hao berdatangan ke bandara untuk menyambut kspulangan Cheng Hao. Xiaoxiao memakai masker dan menunggu di tempat parkir. Kalo sampai ia ketahuan sama penggemarnya Cheng Hao maka ia akan m*ti. Ia pasrah kalopun sampaj ketahuan. Tapi selama Lu Hingjian mengembalikan uangnya maka ia janji akan memperbaikinya.



Cheng Hao dan Lu Hongjian bertukar pakaian di toilet. Lu Hongjian yang memakai pakaian Cheng Hao keluar lebih dulu dan pergi bersama Tong.

Cheng Hao yang asli keluar nggak lama kemudian. Dia memakai topi dan masker dan berjalan ke arah berlawanan dengan Lu Hongjian.


Xiaoxiao menelpon Tiantian dan bertanya apa dia sudah menemukan Lu Hongjian? Tiantian mengaku belum. Ia bahkan belum ketemu dengan Cheng Hao. Xiaoxiao langsung lemas dengarnya. Ia lalu melihat Cheng Hao.

Bersambung...
Read More
      edit
Published March 31, 2019 by with 0 comment

Sinopsis The Night of the Comet episode 3 part 1


Semua gambar dan konten bersumber dari Mango TV

Cheng Hao nggak sengaja menginjak kaki Xiaoxia dan membuat mereka jatuh bersama dengan posisi Cheng Hao di atas tubuh Xiaoxiao.

Wajah mereka sangat dekat satu sama lain. Cheng Hao ingat kalo Xiaoxiao adalah penggemar yang mengikutinya waktu itu.

Tiba-tiba Cheng Hao merasakan seperti terkena sengatan listrik. Ia buru-buru bangkit.

Xiaoxioa juga bangkit dan memberitahu kali dia cuman mau memotret tirai. Barusan dia lihat ada paparazi di luar.


Cheng Hao nggak peduli, apa Xiaoxiao adalah penggemarnya, reporter atau hanya fangirl. Dia minta Xiaoxiao untuk memberikan kartu datanya padanya.

Xiaoxiao nggak punya pilihan lain. Ia mengambil kameranya dan memberikan memorinya pada Cheng Hao.

Cheng Hao menerimanya lalu menyuruh Xiaoxiao untuk pergi. Xiaoxioa berbalik dan mau pergi tapi Cheng Hao mekanggilnya lagi.

Ia menyuruh Xiaoxiao untuk membawa barang-barang yang tadi ia bawa. Xiaoxiao menurut. Ia pergi sambil melambaikan tangan pada Cheng Hao.

Di luar Xiaoxiao mengatur nafasnya sambil mengingat kejadian tadi. Kacau banget, deh. G*la! Ia lalu menyalahkan Lu Hongjian. Kalo nggak gara-gara Lu Hongjian, dia pasti nggak akan melibatkan diri dengan Cheng Hao.


Cheng Hao mengobati tangannya yang terluka saat jatuh bersama Xiaoxiao tadi. Tong nggak ngerti kenapa Cheng Hao sampai begitu ceroboh.

Cheng Hao nggak mau membahasnya. Ia menanyakan tentang pria yang ia cari. Apa Tong mendapatkannya?

Tong mengambil ponselnya dan menunjukkannya ke Cheng Hao. Ia memberitahu kalo pria yang Cheng Hao cari sekarang ada di bar.

Cheng Hao mengambil ponsel Tong dan melihat foto-foto yang dimaksud. Tong menanyakan apa tangan Cheng Hao masih sakit?

Ia menasehati kalo Cheng Hao harus hati-hati. Walaupun itu hanya terkilir, lebih baik Cheng Hao nggak berkeliaran. Cheng Hao mengiyakan. Ia lalu menyuruh Tong kembali.



Cheng Hao ke bar dengan memakai masker agar nggak dikenali orang. Dari jauh ia memperhatikan Lu Hongjian yang sedang bersama wanita. Lu Hongjian menggenggam tangan sang wanita.

Cheng Hao mengangkat tangannya dan teringat kejadian saat di kamar mandi. Saat pertama kali ia bertatap muka secara langsung dengan Lu Hongjian. Saat itu mereka melakukan gerakan yang sama.

Lu Hongjian mengangkat tangannya dan menyentuh wajah wanitanya. Cheng Hao mengangkat tangannya dan anehnya Lu Hongjian juga mengikuti gerakannya.

Cheng Hao menghempaskan tangannya dan Lu Hongjian juga mengikutinya dan malah menampar wajah wanitanya.

Wanita itu marah dan meninggalkan Lu Hongjian. Lu Hongjian sendiri heran dengan apa yang dilakukan tangannya yang seolah nggak bisa ia kontrol. Ia lalu bangkit dan mengejar wanitanya.


Cheng Hao mendatangi gelas Lu Hongjian. Ia mengambil plastik dan menempelkannya di permukaan gelas untuk mendapatkan sidik jari Lu Hongjian.



Lu Hongjian keluar dan nggak menemukan wanitanya. Yang ada malah Xiaoxiao yang menunggunya dengan marah.

Xiaoxioa meminta Lu Hongjian untuk mengembalikan kartu kreditnya dan mengembalikan uangnya.

Lu Hongjian mengaku nggak punya uang. Ia sudah menggunakan semua uangnya untuk membayar uang sekolah.

Cheng Hao keluar dan nggak sengaja melihat Lu Hongjian bersama dengan Xiaoxioa. Ia lalu memutuskan untuk sembunyi dan mengamati mereka.

Lu Hongjian memberitahu kalo ia masuk tadi dibawa sama wanitanya. Dan ia benar-benar nggak punya uang. Xiaoxiao makin kesal.dengar Lu Honhjian menipu para gadis.

Lu Hongjian mengeluh sendiri dan meratapi betapa sialnya hidupnya. Ia terpikir untuk mengganti namanya. Ia ingin mengalahkan Cheng Hao.

Ia ingin melakukan operasi plastik dan meminta uang dari Xiaoxiao untuk biayanya. Xiaoxioa nggak mau.


Cheng Hao membandingkan sidik jari Lu Hongjian dengan miliknya. Sama. Kalo Lu Hongjian adalah dirinya di masa lalu berarti kedatangannya telah mengacaukan hidup Lu Hongjian.

Ia bertanya-tanya apakah ia bisa kembali kalo bisa mengembalikan semuanya? Atai seenggalnya ia bisa mengobati rasa sakitnya.


Cheng Hao kembali melakukan syuting bersama Xu Miao dan sedang mendengarkan pengarahan.

Xu Miao memarahi Xioaxioa karema nggak mendapatkan apapun semalam. Xiaoxiao beralasan kalo itu karena Xu Miao nggak lama disana.

Xu Miao beralasan kalo momennya terlalu singkat dan mereka nggak punya sentuhan.

Xu Miao menghukum Xiaoxiao dengan menjadilan asistennya selama syuting ini. Ia menyuruh Xiaoxiao untuk memotret setiap apa yang ia lakukan bersama Cheng Hao.

Xiaoxiao mau membantah tapi nggak keburu karena Xu Miao dipanggil sama sutradara.


Xu Miao memberikan kacamatanya pada Xiaoxiao lalu menghampiri Cheng Hao. Syuting dimulai.

Xiaoxiao mengangkat ponselnya dan memotret Xu Mioa yang berjalan bersama Cheng Hao. Xu Miao yang kegenitan malah gelayutan di lengan Cheng Hao.

Sutradara memotong dan memarahi Xu Miao karena nggak sesuai naskah. Zodiaknya Xu Miao itu ular apa cacing? Yang mereka butuhkan adalah perasaan yang natural. Apa Xu Miao bisa melakukannya? Ngapain Xu Miao bersandar ke Cheng Hao segala?


Syuting akan kembali dilanjutkan. Tong menghampiri Cheng Hao dan memberinya minum. Xiaoxiao juga menghampiri Xu Miao dan memberinya tissue. Xu Miao kembali genit dan mengeluh kehausan.

Cheng Hao menyodorkan minumnya. Bukan untuk Xu Miao tapi untuk Xiaoxiao. Lah??? Kirain. Xu Mioa memuji betapa baiknya Cheng Hao ke asistennya.

Sutradara memberitahu kalo syuting akan dilanjutkan. Tong dan Xiaoxiao pun pergi. Keduanya berjalan. Xu Miao kembali melakukan hal tadi. Kali ini ia bahkan menyandarkan kepalanya di pundak Cheng Hao.

Jelas sutradara kembali marah dan memotong. Dia nggak ngerti dengan cara kerja Xu Miao dan akhirnya membubarkan syuting.


Xu Mioa berjalan di samping Cheng Hao. Xiaoxiao masih memotret mereka. Xu Miao mengeluh kalo udaranya cukup berangin. Ia pura-pura jatuh. Maksudnya sih biar ditangkap sama Cheng Hao, tapi Cheng Hao-nya malah nggak peduli gitu, dan tetap berjalan.

Akhirnya Xu Miao jatuh di belakang Cheng Hao. Xiaoxiao menolongnya dan bertanya apa dia nggak papa? Xu Miao nggak mau ditolong dan bangun sendiri. Dia merasa kesal lalu mendorong Xiaoxiao.


Cheng Hao yang posisinya tepat di depan Xiaoxiao sigap menangkapnya. Hahaha...adegan klasik di drama. Mereka saling tatap tanpa kata. Xu Miao makin kesal ke Xiaoxiao.

Tong menghampirinya dan berniat membantunya memilih pakaian. Xu Miao nggak bilang apa-apa dan pergi begitu saja. Tong tersenyum pada Cheng Hao lalu ikut pergi.




Cheng Hao menanyakan apa Xu Miao selalu menempatkan Xiaoxiao dalam masalah? Xiaoxiao menyangkalnya. Tiba-tiba Cheng Hao minta nomor telponnya Xiaoxiao.

Xiaoxiao nggak punya pilihan selain memberikan ponselnya. Dia tahu kalo nggak ads gunanya gimanapun dia menjelaskannya. Tapi dia punya alasan. Dia jabji nggak akan menulis berita apapun yang merugikan Cheng Hao.

Cheng Hao menunjukkan nomornya yang sudah ia masukkan ke ponsel Xiaoxiao dan memintanya untuk menghubunginya kaki Xu Miao membuat Xiaoxiao merasa malu lagi. Xiaoxiao seneng banget sampai nggak bisa berkata-kata.


Cheng Hao melihat-lihat foto-fotonya di galeri dan mengganti foto profilnya. Ling tiba-tiba nelpon dan memberitahu kalo dia harus ke ke luar kota karena ada perjalanan bisnis. Ia menanyakan kabar Cheng Hao dan menasehati agar Cheng Hao menjadi lebih kooperatif.

Cheng Hao mengingatkan kalo dia sudah bilang berkali-kali. Tokenisme kayak gini sangat membosankan.



Lu Hongjian sedang ada di kafe dan menggoda beberapa wanita yang lewat. Tiba-tiba ponselnya bunyi. Ada pesan masuk dari seorang wanita yang mengajaknya berkencan.

Lu Hongjian langsung setuju. Tanpa ia sadari kalo orang yang mengajaknya kencan adalah Cheng Hao.

Bersambung...
Read More
      edit

Kehidupan nyata nyapekin๐Ÿ˜ฅ๐Ÿ˜ฅ

Luv you ๐Ÿ˜™๐Ÿ˜™๐Ÿ˜™

Salam Pink
My photo
Aku Pink dan aku Yellow. Suka nonton drama tapi nggak tahu mau cerita ke siapa. Makanya buat blog biar punya tempat buat cerita.

Contact Me

Name

Email *

Message *

Followers

Total Pageviews

Follow by Email

Translate