Saturday, April 13, 2019

Published April 13, 2019 by with 0 comment

Sinopsis 19 and Rebellious episode 2



semua gambar dan konten bersumber dari Naver TV Cast

MENDEKATI  19

Masih pagi. Eun Koo baru berangkat sekolah. Dia manggil Lee Gyeom yang berjalan di deoannya dan menghampirinya. Dia bertanya apa yang lagi Gyeom pikirin?

Bukannya menjawab Gyeom malah balik nanya. Kenapa mukanya Eun Koo? Eun Koo yang super konyol bertanya apa di mata Gyeom dia juga kelihatan tampan?

Gyeom bertanya apa Eun Koo nggak tidur? Eun Koo mengangguk membenarkan. Ada sesuatu yang nggak ngebolehin dia tidur. Eun Koo menghela nafas dan berhenti berjalan.

Gyeom mengingatkan kalo hanya pagi. Apa yang salah sama Eun Koo?

Q: Apa kesalahan terbesar yang dilakukan cowok ke cewek yang dia suka?

Eun Koo mengejar Gyeom dan minta dia buat dengerin curhatnya.




Sebelum dia pindah ke sekolah sekarang. Park Eun Ji selalu mengirimi pesan ke Eun Koo. Minta dibelikan makanan ini, pingin makanan ini, pingin pergi ke sini.

Lama-lama Eun Koo jengah Eun Ji selalu mengganggunya. Eun Koo lalu melihat fb Gyeom dan melihat komentar Yoo Na. Eun Koo tersenyum. Ia merasa akan klik dengan Yoo Na meski mereka belum pernah ketemu.


Dan saat ia melihat secara langsung, Yoo Na adalah orang yang imut secara keseluruhan. Sebenernya Eun Koo sangat muak dan lelah pindah sekolah. Tapi yang ini dia senang.

Eun Koo melihat Yoo Na berjalan di depannya sambil mendengarkan musik lewat earphone.

Eun Koo menepuk pundaknya dan memanggilnya. Yoo Na berbalik dan melihat Eun Koo melambaikan tangan padanya.

Siapa?
Itulah pertama kalinya Eun Koo mencoba menjadi temannya.

Q: Apa kesalahan terbesar yang dilakukan cowok pada cewek yang disukainya?

1. Bergabung dengannya tanpa alasan.


Gyeom bertanya apa Eun Koo sangat menyukainya? Eun Koo heran Gyeom bisa tahu.

Gyeom mengingatkan kalo Eun Koo terus menatap Yoo Na tanpa sadar. Eun Koo memberitahu kalo Yoo Na hanya terlihat cantik di matanya.

Gyeom bertanya apa Yoo Na menunjukkan reaksi apapun?


Eun Koo ingat saat Yoo Na melihatnya di tempat les. Yoo Na kelihatan senang (menurut Eun Koo). Eun Koo mengiyakan. Dan itu sangat kuat.

Eun Koo tersenyum melihat Yoo Na. Yoo Na bertanya kenapa Eun Koo ada di sana?

Gyeom menduga kalo Yoo Na sangat nggak menyukai Eun Koo.

2. Terus menepikannya. Aku nggak berusaha mengejutkan dia.


Eun Koo memberitahu kalo dia punya kesempatan selama liburan karena Gyeom. Gyeom heran. Karena dia? Eun Koo menulis sebuah soal di papan tulis dan minta Yoo Na untuk menjelaskannya.

Yoo Na malas. Eun Koo kan bisa lihat jawabannya. Eun Koo mengaku sudah melihat jawabannya. Tapi dia nggak paham.


Yoo Na nggak punya pilihan lain. Dia melepas kacamatanya lalu maju. Eun Koo memberikan spidol padanya. Yoo Na menulis jawabannya sambil memberi penjelasan dan Eun Koo bukannya merhatiin penjelasannya tapi malah terus melihat orang yang memberi penjelasan.

Eun Koo memberitahu Gyeom kalo saat ia bersama Yoo Na rasanya nyaman.


Yoo Na susah selesai. Eun Koo bertepuk tangan dan memuji kalo Yoo Na adalah puncak dari seluruh sekolah. Dia mengangkat tangannya ngajak tos.

Yoo Na menepuknya tapi malah digenggam sama Eun Koo. Yoo Na menarik tangannya dan melarang Eun Koo bercanda terus.


Yoo Na menghapus papan tulis. Eun Koo iseng menulis lagi di tempat yang tinggi biar susah dijangkau sama Yoo Na.

Yoo Na menghapusnya sambil lompat tapi Eun Koo sama sekali nggak mau berhenti.


Yoo Na berbalik dan meminta Eun Koo untuk berhenti. Mendadak suasana jadi nggak nyaman.

Eun Koo maju dan bilang kali Yoo Na benar-benar... . Eun Koo menatap Yoo Na dalam-dalam dan itu malah membuatnya jadi gugup.

Eun Koo menggambar garis di belakang kepala Yoo Na dan melanjutkan, pendek.


Yoo Na kesal dan kembali ke kursinya. Eun Koo harusnya bersyukur karena dia tinggi.

Eun Koo malah senyum lihat Yoo Na kesal. Eun Koo memberitahu Gyeom kalo Yoo Na membuatnya tersenyum saat dia melihat Yoo Na. Karena dia imut.


Eun Koo menemani Yoo Na menunggu bus. Dia bertanya Yoo Na nggak bosan sejak bersamanya, kan?

Yoo Na bilang sedikit. Busnya Eun Koo datang. Eun Koo pamit pada Yoo Na. Yoo Na mengangguk.


Eun Koo bangkit dan berjalan menuju busnya. Dia tahu kalo harusnya dia nggak melakukannya. Tapi ia merasa kalo dia harus main lelucon yang satu ini. Eun Koo bertanya apa Yoo Na benar-benar nggak pernah melakukannya sebelumnya?

Yoo Na nggak ngeh. Apa? Eun Koo masuk bus dan balik lagi melongok melihat Yoo Na. Kiss. Yoo Na langsung nunduk, malu banget rasanya.

3. Dimainkan dengan lelucon b*doh.


Eun Koo merasa kalo Yoo Na sangat lucu. Gyeom mengingatkan kalo Eun Koo nggak seharusnya jahat sama Yoo Na.

Eun Koo mengaku tahu.
Eun Koo berpapasan dengan Yoo Na di tangga. Tahu-tahu Yoo Na berbalik dan menghindari Eun Koo.


Eun Koo papasan dengan Yoo Na lagi. Dan Yoo Na lagi-lagi menghindarinya. Eun Koo mengejarnya. Dia mencoba untuk berhati-hati.


Yoo Na bersembunyi di laborat. Dia bertanya kenapa Eun Koo mengikutinya?

Eun Koo ingin tahu kenapa Yoo Na lari? Eun Koo maju. Yoo Na panik dan melarangnya mendekat. Eun Koo menurut. Dia mengangkat kedua tangannya dan akan pergi. Apa Yoo Na begini gara-gara liburan kemarin?

Yoo Na menyangkal. Eun Koo mengatakan kalo dia akan pura-pura nggak melihatnya. Jadi Yoo Na nggak perlu lari. Eun Koo mengaku selalu gugup kalo dia nggak main-main.


Eun Koo berdiri berdampingan dengan Yoo Na (meski agak jauh). Mereka benar-benar akan pura-pura kalo itu nggak pernah terjadi.

Eun Koo bertanya apa ada yang terjadi?  Selama liburan... . Yoo Na buru-buru menegurnya. Dan memintanya untuk berhenti.

Eun Koo tahu-tahu menepuk pundak Yoo Na dan mengagetkannya. Bercanda.

4. Tertipu sampai akhir.

Yoo Na sedikir menjauh biar nggak dijahili lagi sama Eun koo.


Yoo Na makan permen karet di dalam kelas. Eun Koo yang duduk di depannya bertanya apa Yoo Na mendapat nilai bagus?

Yoo Na bilang enggak dan menyembunyikan miliknya. Gyeom bertanya apa Eun Koo pernah memikirkan perasaannya Yoo Na?

Yoo Na bangkit dan keluar dari kelas. Eun Koo mengaku selalu mikirin Yoo Na. Tapi gimana dia tahu perasaan Yoo na kalo cuman berpikir? Eun Koo bangkit dan menyusul Yoo Na.


Dia melihat Yoo Na duduk di tangga dan menghampirinya. Ia mendekati Yoo Na dengan serius. Eun Koo bertanya kenapa Yoo Na di sana?

Yoo Na bilang nggak papa. Cuman merasa pengap. Eun Koo memberitahu kalo dia tahu tempat yang bagus. Dimana?


Eun Koo membawa Yoo Na ke atap. Yoo Na nggak yakin kalo mereka boleh ke sana. Eun Koo merasa kalo itu bagus, luas dan sejuk. Dia selalu datang ke atap tiap kali ingin pergi ke laut.

Yoo Na sudah mulai rileks. Tapi tetap menurutnya mereka nggak boleh di sana. Eun Koo nggak ngerti kenapa Yoo Na punya banyak hal yang nggak boleh dilakukan?


Yoo Na duduk di samping Eun Koo dan bilang akan melakukan segalanya saat masuk perguruan tinggi.

Eun Koo tersenyum menatap Yoo Na. Apa Yoo Na nggak bisa melakukannya sekarang? Yoo Na nggak menjawab. Eun Koo mengingatkan kalo ada hal-hal yang akan Yoo Na lewatkan kalo dia nggak melakukannya sekarang.

Yoo Na nggak ngerti. Apa yang dia lewatkan? Eun Koo dengan percaya dirinya bilang "AKU".


Yoo Na langsung menatapnya dan merasa malu. Jangan bercanda, deh!

Eun Koo menarik kursi dan duduk di dekat Yoo Na. Dia memberitahu kalo dia nggak bercanda. Kenapa Yoo Na nganggap kalo ini bercanda?

Yoo Na pura-pura nggak ngerti. Eun Koo memberitahu kalo dia sekarang sama seperti Yoo Na. Gimana dengan Yoo Na?

5. Menjadi lugas.

Yoo Na memilih untuk pergi. Eun Koo nggak bisa menahannya.


Dia memberitahu Gyeom kalo dia nggak menyesal sudah memberitahu Yoo Na tentang perasaannya.

Yoo Na tahu-tahu balik lagi dan bilang kalo sekarang dia nggak menyukai Eun Koo.

Hal itu membuat Eun Koo berpikir kalo dia pasti sudah melakukan sesuatu yang salah.

Yoo Na meminta Eun Koo untuk berhenti memainkan lelucon itu padanya. Yoo Na lalu pergi lagi.


Eun Koo nggak tahu kalo Yoo Na sangat menyukainya. Ia bertanya pada Gyeom, menurutnya mana yang salah?

Apa dia terlalu terburu-buru? Ia ingin bilang kalo dia menyukai Yoo Na dan dia juga ingin tahu gimana perasaannya Yoo Na. Apa Gyeom bisa sabar saat menyukai seseorang?

Gyeom nggak menanggapi. Ia memberi nasehat agar Eun Koo nggak hanya fokus pada apa yang ia rasakan dan lihatlah. Apa Eun Koo tahu rumor yang beredar tentangnya?

Q: Kesalahan terbesar yang dilakukan cowok ke cewek yang disukainya?

5. Menjadi lugas.


Saat Yoo Na turun dari atap, nggak sengaja dia mendengar dua orang siswa yang sedang bergosip kalo sebenarnya Eun Koo sudah punya pacar, Park Eun Ji. Dulunya mereka satu sekolahan.

Mereka yakin kalo Eun Koo hanya main-main saja dengan Yoo Na.

Q: Kesalahan terbesar yang dilakukan cowok ke cewek yang dia suka?

3. Dimainkan.
Mulai dari kesalahpahaman, rumor.

Eun Koo memang orangnya jahil ke Yoo Na. Tapi agak tersentuh pas lihat dia berani serius bilang suka ke Yoo Na padahal dia sebenernya juga gugup.
Dan Yoo Na, cuman denger orang bergosip sudah langsung berubah aja. Padahal sebenernya kan dia suka sama banget Eun Koo. Bukannya dicari dulu kebenarannya.

Bersambung...
      edit

0 komentar:

Post a Comment


Kehidupan nyata nyapekin๐Ÿ˜ฅ๐Ÿ˜ฅ

Luv you ๐Ÿ˜™๐Ÿ˜™๐Ÿ˜™

Salam Pink
My photo
Aku Pink dan aku Yellow. Suka nonton drama tapi nggak tahu mau cerita ke siapa. Makanya buat blog biar punya tempat buat cerita.

Contact Me

Name

Email *

Message *

Followers

Total Pageviews

Follow by Email

Translate