Monday, April 8, 2019

Published April 08, 2019 by with 2 comments

Sinopsis The Night of the Comet episode 6 part 2


Semua gambar dan konten bersumber dari Mango TV

Xiaoxiao senyum-senyum mulu pas Cheng Hao mengeringkan rambutnya.

Cheng Hao menyentuh dahi Xiaoxiao dan kaget lihat badannya panas.

Xioaxioa menyangkal kalo badannya nggak panas. Dia buru-buru bangkit dan mengambil pengering rambut. Dia akan melakukannya sendiri.


Kabelnya nggak bisa ditarik dan membuat Xiaoxiao jatuh. Cheng Hao menangkapnya dan malah jadi ikut jatuh. Pelan-pelan Cheng Hao mulai mendekat.

Alarm Xiaoxioa bunyi. Menyuruhnya untuk tidur dan memimpikan Cheng Hao sebagai pacarnya.

Xiaoxioa makin panik. Ia melepaskan diri lalu mematikan ponselnya. Dia akan tidur. Ia berjalan menuju kamarnya.


Eh, sekarang kan kamar itu milik Cheng Hao. Ia pun kembali lagi. Cheng Hao juga baru nyadar kalo dia harus minggir kalo Xiaoxiao mau tidur.

Cheng Hao mengucapkan selamat malam lalu keluar.

Xiaoxiao melompat ke sofa dan merasa sangat bahagia.



Sudah malam tapi Xiaoxioa belum juga tidur. Dia masih sibuk membereskan gosip tentang Cheng Hao dengan Xu Miao. Cheng Hao yang mau keluar dari kamar jadi nggak jadi melihat apa yang Xiaoxiao lakukan.

Cheng Hao menelpon Tong dan memintanya untuk menyebarkan gosip tentang xu Miao.


Di kantor tuan Wu melihat berita yang ia buat dibantah oleh penggemarnya Cheng Hao. Dia langsung tahu kalo itu adalah Xiaoxiao.

Tuan Wu marah dan langsung menghampiri Xioaxiao. Ia menganggap kalo Xiaoxioa nggak menghargainya dan menganggapnya sebagai udara.

Xiaoxiao menyangkal kalo itu bukan dia. Tuan Wu nggak percaya dan memaksa Xiaoxiao untuk membereskannya.

Xiaoxiao menolak. Dan tiba-tiba muncul berita baru. Semuanya sudah selesai. Xiaoxiao senang melihatnya. Karma memang menyebalkan.


Ling marah dengan berita baru yang ada. Ia merasa kalo Xu Miao benar-benar b*doh. Nggak seharusnya dia dekat dengan aktor lain di saat-saat sensitif seperti ini.

Tong membujuk Ling agar nggak marah. Ling nggak bisa. Dia menanyakan dimana Cheng Hao. Tong memberitahu kalo Cheng Hao sedang menenangkan diri dan menolak kontrak kerjasama.

Ling menyinggung tentang pertunjukan langsung yang oa batalkan sebelumnya dan meminta Tong untuk melanjutkannya.

Tong panik dan memberitahu kalo Cheng Hao mungkin nggak bisa. Ling nggak mau tahu dan tetap meminta Tong untuk melakukannya.

Tong yang sudah tersudut nggak bisa bilang apa-apa lagi. Dia pergi sambil menggerutu.


Lu Hongjian sedang bersiap-siap untuk melakukan siaran langsung. Tapi dia nggak bisa melakukan gerakan tarinya dan meminta Tong untuk menunjukkan MV-nya.

Tong mengambil ponselnya dan menunjukkan apa yang Lu Hongjian minta. Lu Hongjian berusaha menirukannya tapi tetap nggak bisa. Mana ada orang yang belajar tari lewat MV?

Lu Hongjian juga jadi kesal sama Tong karena nggak bisa menahannya. Padahal Cheng Hao memberitahunya untuk nggak perlu melakukan apa-apa. Lu Hongjian ngambek dan nggak mau melakukannya.



Tong mengejarnya dan menahannya. Ia mengungkit kalo Cheng Hao nggak akan menyalahkan Lu Hongjian karena telah melakukan kerjasama dengan Xu Miao. Dia lalu meminta Lu Hongjian untuk kembali latihan.

Lu Hongjian menghindar dan tetap nggak mau melakukannya. Dia nggak akan menari. Ia gelosotan di lantai dan mengaku nggak mau melakukannya.

Tong geram dan mau menginjak Lu Hongjian. Lu Hongjian memyingkir, takut keinjak.

Ponsel Tong bunyi. Ada pesan masuk dari Cheng Hao. Ia menunjuk Lu Hongjian dan memintanya jangan kemana-mana. Tong pergi untuk menemui Cheng Hao.


Tong bertemu dengan Cheng Hao di rumah Xiaoxiao. Tong prihatin melihat tempat tinggalnya saat ini. Ia menawarkan akan melakukan beberapa penyesuaian furnitur dan mendesain tempat itu untuk Cheng Hao.

Cheng Hao menghadap Tong dan menanyakan dimana teman kencannya? Tong mengambil ponselnya dan menunjukkan sebuah tempat pada Cheng Hao.

Itu adalah rumah sakit bersalin. Letaknya dibawah gunung di pinggiran kota. Ia akan mengirimkan alamatnya ke ponsel Cheng Hao.


Cheng Hao mengendarai mobilnya menuju tempat yang Tong tunjukkan semalam. Nggak butuh waktu lama, ia pun sampai kesana.

 Cheng Hao keluar dari mobilnya dan melihat tempat itu. Disana ada kamera yang menyorotnya tanpa Cheng Hao sadari.


Lu Hongjian lagi malas-malasan di rumah Cheng Hao. Fan datang dan memintanya untuk segera berangkat ke tempat konser.

Tong memberitahu kalo Cheng Hao nggak mau. Fan mengambil ponselnya dan memperdengarkan pesan suara dari Ling. Ling menyuruh Cheng Hao untuk segera berangkat.

Lu Hongjian tetap nggak mau dan mengaku sedamg nggak enak badan. Fan nggak peduli karena Ling menyuruhnya untuk membawa Cheng Hao. Bahkan kalo perlu ia diperbolehkan untuk mengikat Cheng Hao.

Lu Hongjian nggak mau. Fan asal menariknya begitu saja. Tong panik lalu mengirim pesan ke Cheng Hao.



Para penonton sudah berdatangan. Xiaoxioa membawa bendera perisahaan bersama Tuan Wu. Tuan Wu menyuruh Xioaxioa untuk ke belakang panggung dan mewawancarai Cheng Hao sementara ia akan memesan tempat duduk.

Lu Hongjian mau melarikan diri tapi malah ketahuan sama Xiaoxiao. Awalnya Xiaoxiao nggak menyadari kalo itu adalah Cheng Hao. Tapi setelah memperhatikan lebih teliti akhirnya dia tahu kalo itu adalah Lu Hongjian.

Ngapain Lu Hongjian disana? Lu Hongjian tersenyum dan mengaku kalo dia adalah Cheng Hao. Xioaxiao nggak percaya. Dia sama sekali nggak bisa dib*dohi. Kenapa Lu Hongjian makai bajunya Hao ge? Ia menarik baju Lu Hongjian dan memintanya untuk melepaskannya.

Lu Hongjian nggak bisa mengelak lagi. Dia membenarkan kalo dia adalah Lu Hongjian. Mereka bertukar identitas dan melakukam tandatangan kontrak.

Xiaoxiao syok. Lu Hongjian melanjutkan kalo masalahnya sekarang adalah dia benar-benar nggak bisa nari. Dia meminta Xiaoxiao untuk membantunya.

Xioaxiao masih nggak ngeh kenapa Hao ge bertukar posisi sama Lu Hongjian? Fan tiba-tiba datang. Dia menarik Lu Hongjian ke panggunt. Lu Hongjian manggil-manggil Xiaoxiao dan minta diselamatkan.

Xiaoxiao bingung mesti gimana. Ia mengambil ponselnya dan menelpon...


Lu Hongjian susah di atas panggung bersama beberapa penari. Penonton histeris manggil-manggil namanya sementara Xiaoxiao dan Tong ketakutan kalo-kalo Lu Hongjian menghancurkan segalanya.

Cheng Hao mulai menyanyi dan menari. Xiaoxiao dan Tong menyadari kalo itu beneran Cheng Hao. Mereka lega dan mulai menikmati pertunjukan.


Fan menelpon Ling di belakang panggung dan memberitahu kalo semuanya berjalan lancar. Nggak sengaja ia melihat Lu Hongjian.

Lu Hongjian yang ketahuan menutup wajahnya lalu melarikan diri.

Fan memberitahu Ling kalo barusan dia lihat Cheng Hao di belakang panggung. Padahal jelas-jelas Cheng Hao lagi diatas panggung. Duh, Fan bingung.


Cheng Hao mendekati Xiaxioa saat pertunjukannya hampir berakhir dan menyanyi di hadapannya. Xiaoxiao senang bukan main.

Dan pertunjukan Cheng Hao sukses. Tiba-tiba dia merasa pusing. Xiaoxiao dan Tiantian yang menyadarinya merasa khawatir.


Xiaoxiao pergi kebelakang panggung sambil nelpon Cheng Hao. Cheng Hao sebenarnya ada di belakang Xiaoxiao. Dia yang kehabisan tenaga nggak bisa ngomong lagi.

Ia berusaha seluat tenaga untuk mendekati Xiaoxiao lalu jatuh di pundaknya. Xiaoxiao panik. Hao ge kenapa???

Bersambung...
      edit

2 comments:


Nasi sudah jadi bubur

Bumbuin aja sekalian

Luv you ๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜

Salam Pink
My photo
Aku Pink dan aku Yellow. Suka nonton drama tapi nggak tahu mau cerita ke siapa. Makanya buat blog biar punya tempat buat cerita.

Contact Me

Name

Email *

Message *

My Followers

Total Pageviews