Wednesday, April 17, 2019

Published April 17, 2019 by with 1 comment

Sinopsis Time Teaches Me to Love episode 21 part 1


Semua gambar dan konten bersumber dari iQiyi

Lin Cheng pura-pura sakit perut sehingga ibu terpaksa membawanya keluar. Di depan nereka malah mendengar dua orang wanita yang sedang menggosipkan Lin Lu sebagai orang ketiga.

Lin Cheng langsung berlari menghampiri mereka dan memberitahu kalo kakak dan kakak iparnya nggak punya hubungan seperti itu. Dan mereka benar-benar pacaran.

Wanita itu menunjukkan ponselnya dan memberitahu kalo berita itu sudah beredar di internet dan nggak mungkin kalo itu cuman hoaks. Lin Cheng tetap mengatakan kalo apa yang mereka katakan itu nggak benar.


Ibu juga angkat bicara dan membenarkan apa yang putranya katakan. Putrinya orang yang baik dan punya moral. Mereka kekeuh dengan berita yang ada dan nggak percaya pada ibu dan Lin Cheng. Mereka lalu pergi.

Ibu bertanya kalo perut Lin Cheng kan sakit tapi barusan pas ibu lihat dia membela Lin Lu kayak semangat banget.

Lin Cheng kembali pura-pura sakit tapi ibu tahu kalo Lin Cheng cuman pura-pura. Ia lalu ngajak Lin Cheng untuk balik lagi ke rumah.


Hari sudah mulai gelap. Lin Lu menelpon Lian Sen. Lian Sen yang baru saja turun dari mobil menjawab panggilan dari Lin Lu. Ia menanyakan kabar Lin Lu di rumah? Apakah ibu marah padanya? Kenapa Lin Lu nggak menhawab telponnya?

Lin Lu menenangkan kalo dia nggak papa. Memang begitulah caranya ibunya menikahkannya. Ia hanya takut dan khawatir pada ibunya jadi dia pulang untuk beberapa hari. Dan ibunya akan memberinya nasehat kecil.


Lian Sen memberitahu kalo dia juga baik-baik saja. Tapi... . Lian Sen menatap ke arah kamar Lin Lu. Lah ternyata dia ada di bawahnya kamar Lin Lu. Ia mengaku kangen sama Lin Lu.

Lin Lu tertawa. Dia minta Lian Sen untuk menahannya. Tunggu sampai semua urusan perusahaan selesai dan mereka akan ketemu lagi.

Lian Sen mengiyakan. Ia akan menangani masalah itu besok dan akan meminta maaf secara langsung ke ibu. Ia berpesan agar Lin Lu jaga diri di rumah selagi dia nggak ada. Dan jangan terlalu banyak berpikir.



Lin Lu tiduran dan tersenyum dengar nasehat Lian Sen. Dia juga menasehati agar Lian Sen istirahat lebih awal. Dia tahu Lian Sen sudah bekerja semalaman. Kalo Lian Sen punya kerutan maka ketampanannya akan hilang dan poinnya di mata Lin Lu akan berkurang.

Lian Sen mengiyakan. Ia mengingatkan agar Lin Lu memberinya jawaban besok. Lin Lu memberitahu kalo dia sudah memberikan jawabannya. Ia setuju untuk ketemu besok lalu menutup telponnya.

Baik Lin Lu dan Lian Sen sama-sama tersenyum setelahnya. Lian Sen menatap kamar Lin Lu lalu masuk ke mobilnya.


Ibu masuk ke kamar Lin Lu. Lin Lu langsung menyembunyikan ponselnya, takut ketahuan sama ibu.

Ibu masuk dan memperingatkan Lin Lu untuk putus sama Lian Sen kalo nggak mau ayahnya dipandang rendah sama orang lain. Gimana dia bisa jadi pria di masa depan Lin Lu? Menurut ibu hubungan mereka sama sekali nggak jelas.

Lin Lu nggak terima dengan ucapan ibu. Menurutnya hubungannya dengan Lian Sen sangat jelas. Mereka hanya melakukan kesalahan saat memulainya. Dan ibu nggak berhak menolaknya.



Ibu mengingatkan kalo mereka berasal dari dunia yang berbeda. Ibu nggak ingin Lin Lu jadi pion seumur hidupnya. Apa Lin Lu ngerti?

Lin Lu nggak menjawab. Ibu marah dan lalu keluar dari kamar Lin Lu. Lin Lu kembali mengambil ponselnya setwlah ibu nggak ada.


Ibu keluar dari bank dan membawa banyak uang. Ia meletakkannya di dalam tas lalu pergi.




Maggie menemui Lian Sen dab menunjukkan persiapan untuk konferensi pers. Beberapa media terkenal sudah menyiapkan draft. Lian Sen hanya perlu mengumumkan hubungannya dengan Lin Lu dan pandangan para nitizen akan berubah seketika.

Lian Sen melihat laporan itu hasil penyelidikannya. Maggie memberitahu kalo kemungkinan orang yang ada di balik insiden itu adalah Sally. Sama seperti yang Lian Sen perkirakan.

3 hari yang lalu orang-orang Sally menghubungi wartawan W. Dan orang yang pertama kali mempublikasikan berita itu adalah Sally. Ketepatab target dan rencana telah disusun dengan matang dari jaringan dan ke beberapa situs web meletus tanpa jeda.

Lian Sen menutup laporan yang ia baca dan menyuruh Maggie untuk menyiapkan rapat dan bagian Humas untuk menyiapkan pernyaraan hukum kalo ia dan Lin Lu memiliki hubungan sebagai pria dan wanita adalah sesuatu yang normal. Dan kalo ada komentar lain maka ia akan mengambil jalur hukum.

Maggie mengiyakan. Ia lalu menyinggung tentang Sally. Lian Sen mengatakan kalo ia akan menanganinya sendiri. Maggie mengerti. Ia lalu pamit.


Maggie kembali ke mejanya dan menelpon bagian Humas kalo mereka akan segera mrlakukan konferensi pers.

Tanpa Maggie sadari ternyata ada yang sedang memperhatikannya. Ia lalu menelpon dan memberitahu kalo Huanzhen akan melakukan konferensi pers.

Bersambung. 
      edit

1 comment:


Kehidupan nyata nyapekin๐Ÿ˜ฅ๐Ÿ˜ฅ

Luv you ๐Ÿ˜™๐Ÿ˜™๐Ÿ˜™

Salam Pink
My photo
Aku Pink dan aku Yellow. Suka nonton drama tapi nggak tahu mau cerita ke siapa. Makanya buat blog biar punya tempat buat cerita.

Contact Me

Name

Email *

Message *

Followers

Total Pageviews

Follow by Email

Translate