Monday, May 20, 2019

Published May 20, 2019 by with 0 comment

Sinopsis My Absolute Boyfriend episode 3 part 1


Semua gambar dan konten bersumber dari SBS

Syuting selesai. Da Da dan Yoo Jin masuk ke mobil dan siap-siap buat pulang. Yoo Jin yang duduk di bangku kemudi bilang ke Da Da yang duduk di sebelahnya kalo semalam ada penguntit yang datang ke rumahnya Wang Joon  Ia dengar kalo penguntitnya menyamar jadi wanita tua.

Da Da yang lagi minum langsung keselek dengar Yoo Jin ngomong soal itu. Yoi Jin yang nggak tahu itu adalah Da Da terus aja ngomong dan membuat Da Da merasa nggak nyaman. Dia bahkan nggak brenti ketawa.



Da Da membuka kotak boneka dan kagum lihat Zero Nine. Ia mengulurkan tangannya ke wajah Zero Nine tapi malah membuatnya jatuh.

Da Da berusaha buat menahannya tapi malah ikutan jatuh. Mereka nggak sengaja berciuman.

Da Da buru-buru menjauh. Dia merasa geli sendiri habis ciuman sama boneka. Dia nggak tahu kalo ciumannya barusan sudah membangkitkan Zero Nine.

Semua lampu tiba-tiba nyala dan membuat Da Da jadi kaget. Dia menoleh ke belakang dan jadi tambah kaget lagi lihat bonekanya idup. Anyeong! Pacarku!



Da Da serasa mau pingsan dengar bonekanya bisa ngomong. Zero Nine mendekat. Da Da ketakutan. Dia meminta agar Zero Nine nggak mendekat.

Zero Nine nggak mau nurut. Dia menghampiri Da Da lalu memeriksa luka di keningnya. Hal itu malah bikin Da Dajadi histeris lalu kabur.

Zero Nine nampak bingung. Dia lalu melihat baju tidur di sofa.


Da Da membawa Yoo Jin dan Kyu Ri ke tempat tadi. Maksudnya sih mau nunjukin boneka yang idup tadi. Tapi ternyata Zero Nine sudah nggak ada disana lagi

Da Da berusaha bilang ke mereka kalo bonekanya idup dan sangat nyata. Ia merasa kalo bonekanya sangat realistis jadi dia nyentuh dan sesuatu terjadi dan dia nggak sengaja menciumnya.



Kyu Ri sama Yoo Jin udah heboh aja dengarnya. Da Da merasa aneh karena bibir boneka itu terasa sangat lembab, dia berdiri dan ngajak Da Da ngomong. Dan bahkan boneka itu bilang kalo dia adalah pacarnya.

Kyu Ri seolah nggak percaya. Dia malah menuduh kalo Da Da frustasi belakangan ini. Da Da mengelak. Yoo Jin malah mengira kalo Da Da pesan kotak kosong. Makanya harusnya dia aja yang pesan. Ngapain Da Da memperburuk keadaan dengan mesan sendiri???

Da Da bingung. Dia yakin banget kalo bonekanya tadi ada disana. Dia berusaha buat nyari tapi nggak ada. Di bawah meja, di belakang sofa.. .


Seorang kru tiba-tiba datang dan ngasih tahu kalo syutingnya mau mulai. Dia minta agar mereka segera menyiapkan boneka bedah. Da Da bingung tapi akhirnya bilang iya. Orang itu lalu pergi.


Kyu Ri panik. Gimana ini? Tamat deh riwayat mereka.

Kyu Jin meminta Da Da buat memikirkannya baik-baik. Apa yang sebenarnya dia lakukan sama boneka itu?

Da Da ngangguk. Dia bilang ke mereka kalo dia akan bertanggung jawab dan ngundurin diri.


Syuting sedang berjalan. Wang Joon dan Ruby lagi melakukan operasi. Di sebelah mereka ada mayat lagi dan itu adalah Da Da. Dan pas lagi serius-seriusnya Da Da malah batuk.

CUT!!!
Sutradara marah. Dia maju dan menghampiri Da Da. Harusnya kan mayat nggak gerak. Gimana bisa mayat gerak? Kenapa tadi batuk? Harusnya kan dia minum obat?




Da Da memint maaf. Wang Joon yang melihat Da Da dimarahin merasa nggak nyaman. Dia manggil sutradara dan bilang kalo mereka harus segera menyelesaikan syuting hari ini.

Sutradara menanyakan kenapa? Apa ada masalah? Wang Joon mengaku lelah. Sutradara kayak merasa bersalah. Nggak seharusnya mereka bikin Wang Joon lelah. Dia lalu marahin Da Da biar mggak batuk lagi.

Da Da menatap Wang Joon kesal. Dia kayak nggak suka Wang Joon membelanya. Ditatap seperti itu bikin Wang Joon merasa nggak nyaman. Syuting mulai lagi dan kali ini semuanya lancar.


Da Da mau pulang. Kyu Ri menghampirinya dan mastiin kalo tubuhnya Da Da nggak kaku gara-gara berbaring seharian. Da Da mengaku baik-baik aja. Dia lega semuanya berakhir.

Kyu Ri juga lega. Kalo aja penulis nggak merubah naskahnya pasti Da Da beneran dibedah tadi. Da Da malah masih penasaran dimana sebenarnya bonekanya berada?

Kyu Ri meminta agar Da Da mengakui kesalahannya. Da Da kekeuh kalo dia nggak gitu. Ia lalu minta Kyu Ri untuk ikut ke tempat kerja mereka. Dia mau nyiapin properti buat syuting yang selanjutnya.


Kyu Ri nolak. Dia ada kencan buta hari ini. Nanti aja ya bantunya,,,

Da Da mengiyakan. Dia pesan agar Kyu Ri hati-hati. Mereka lalu pisah. Da Da sedih. Bisa-bisanya Kyu Ri ninggalin dia. Sebenarnya dia nggak mau sendirian hari ini.


Da Da berjalan keluar lalu masuk mobil. Ia menghela nafas. Ponselnya bunyi. Kyu Ri mengirim pesan, menanyakan apa semuanya baik-baik aja? Ia meminta Da Da untuk bilang padanya kalo ada masalah.

Da Da menghela nafas dan ingat saat dia putus sama Wang Joon. Ia merasa nggak bisa ngasih tahu orang kalo dia putus sama Ma Wang Joon.


Da Da menjalankan mobilnya. Sambil nyetir ia mengatakan kalo cinta itu nggak ada gunanya. Nggak ada artinya. Cuman kebohongan.

Da Da melihat ke samping. Di depan Zero Nine tiba-tiba muncul dan manggil Da Da, pacarku!

Da Da terlambat menyadarinya dan akhirnya menabrak Zero Nine. Da Da panik. Dia nggak tahu apa yang dia tabrak.


Ia turun dari mobil dan kaget banget. Ia mendekat dan panik mesti ngapain. Ia meletakkan kepalanya di dada Zero Nine dan mendengarkan detak jantungnya. Nggak ada detak jantungnya.

Da Da nangis. Dia takut banget. Berusaha buat manggil orang tapi nggak ada yang datang. Ia menghela nafas dan berusaha buat tenang. Akhirnya ia menarik kaki Zero Nine dan memasukkannya ke mobil.



Da Da mengendarai mobilnya ke rumah sakit. Dia merasa nggak salah. Ngapain boneka...ngapain orang masuk ke kotak boneka? Dan dia sama sekali nggak nyadar kalo Zero Nine yang terbaring di belakang tiba-tiba aja bangun.

Dia minta Zero Nine buat nggak khawatir karena dia akan membawanya ke rumah sakit. Zero Nine mengiyakan. Da Da kaget dengar suara itu. Dia melihat ke kaca dan lihat Zero Nine melihatnya lalu ngedipin mata sambil senyumπŸ˜‰πŸ˜‰


Da Da syok. Dia teriak dan menyetir nggak beraturan. Zero Nine minta Da Da pacarnya buat hati-hati. Di depan ada pekerja jalan. Da Da hampir menabraknya lalu menabrak pembatas jalan.


Da Da tersadar di rumah sakit. Perawat menanyakan apa dia baik-baik aja? Da Da bangun dan menanyakan dimana dia?

Perawat memberitahu kalo Da Da ada di IGD. Dia datang karena kepalanya terbentur saat tabrakan. Da Da membenarkan. Dia ingat itu.

Ia lalu ingat Zero Nine. Dia nabrak seseorang dan nanya ke perawat apa pria itu baik-baik aja? Perawat memberitahu kalo nggak ada yang datang sama Da Da.


Da Da merasa kalo itu nggak mungkin. Perawat memberitahu kalo walinya Da Da ada di luar kalo dia mau menanyakannya.

Da Da bingung. Walinya? Perawat membenarkan. Pacarnya Da Da. Dia sangat tampan.


Da Da langsung keluar. Dia mendengar suara Wang Joon yang nanya ke dokter, apa yang terjadi pada pacarnya? Apa pacarnya baik-baik aja? Wang Joon nangis minta dokter nyelametin pacarnya karena dia bisa mati tanpa pacarnya.

Da Da nangis. Dia keluar sambil manggil-manggil Wang Joon. Lah, ternyata Wang Joonnya ada di tv. Da Da bertanya-tanya kalo dia pasti sudah g*la.


Seseorang mengetuk pundak Da Da. Da Da berbalik. Zero Nne. Ia bertanya apa Zero Nine nggak papa? Dia barusan kan ketabrak mobil.

Zero Nine tersenyum dan sesumbar kalo dia adalah pria yang kuat sambil nunjuk dadanya. Da Da lega. Dia takut kalo sesuatu yang buruk terjadi. Da Da lalu menanyakan apa yang Zero Nine lakukan di dalam kotak boneka? Orang macam apa dia?

Zero Nine mengatakan kalo dia bukan orang. Lah, Da Da bingung sementara para wanita di belakangnya pada bisik-bisik lihat Zero Nine.

Da Da tertawa. Apa maksudnya? Kalo bukan orang terus apa? Zero Nine mau mengatakan siapa dia sebenarnya tapi nggak keburu.


Dokter datang dan menanyakan apa  Da Da merasakan sakit? Da Da bilang enggak. Merasa pusing atau mual? Da Da bilang enggak lagi.

Dokter lega. Untung pacarnya menyelamatkannya (sambil melihat Zero Nine). Dia membawa Da Da ke rumah sakit setelah kecelakaan itu dan Da Da pun segera ditangani.


Da Da bingung. Pacar??? Ia melihat Zero Nine dan bilang kalo dia bukan pacarnya. Mereka aja baru ketemu hari ini.

Dokter langsung mengkonfirmasi kalo Zero Nine tadi bilang kalo Da Da adalah pacarnya. Zero Nine membenarkan kalo Da Da emang pacarnya.


Da Da protes nggak terima. Perawat membisiki dokter kalo Da Da mungkin linglung. Barusan dia ketemu Da Da tadi. Da Da menyangkalnya.

Dokter memberitahu Zero Nine kalo Da Da nggak mengalami cedera eksternal dan bisa pulang hari ini. Ia berpesan agar Zero Nine membawa Da Da ke rumah sakit kalo gejalanya nggak hilang.

Zero Nine mengiyakan dan berterima kasih pada Dokter. Da Da sendiri masih kekeuh kalo mereka nggak pacaran. Dokter pergi dan nggak menghiraukan apa yang Da Da katakan.


Zero Nine menatap Da Da dan tersenyum (manis). Da Da gedeg lalu duduk.

Para wanita di belakang berbisik-bisik. Kalo pacarnya nunggu dengan pakaian kayak gitu dia akan menabrakkan mobilnya. Hari aja belum gelap.

Zero Nine duduk di sebelah Da Da dan tersenyum menatapnya. Seorang wanita di belakang menanyakan apa mereka beneran nggak pacaran? Da Da membenarkan kalo mereka nggak pacaran.

Zero Nine nampak sedih dengarnya. Wanita yang nanya tadi lalu minta nomornya Zero Nine. Zero Nine meminta maaf. Dia nggak bisa. Satu-satunya wanitanya... . Zero Nine menggenggam tangan Da Da dan melanjutkan kalimatnya, ada disini.



Da Da makin jengah. Sudah g*la apa, ya? Dia menarik tangannya dan menanyakan ngapain dia harus pacaran sama Zero Nine?

Zero Nine mengingatkan kalo Da Da sudah menciumnya. Nggak ingat? Para wanita di belakang terkejut dengarnya.

Da Da mengingatkan kalo itu cuman kecelakaan. Cuman bersentuhan. Sakayak dia baru aja nabrak Zero Nine tadi pakai mobilnya.

Zero Nine langsung jadi sedih. Da Da menuduh kali Zero Nine ingin ia membayar untuk kecelakaan itu.


Zero Nine menggeleng. Dia yang akan sepenuhnya tanggung jawab (aaahhh 😍😍😍). Zero Nine tahu-tahu berlutut dan minta Da Da buat hanya melihatnya seorang. Cuman itu yang dia butuhkan (😊😊😊)

Para wanita di belakang udah pada heboh aja. Da Da merasa kalo dia g*la. Dia minta Zero Nine buat bangkit dan jangan terlalu kaku juga.


Perawat manggil walinya Eom Da Da buat datang. Zero Nine mengangkat tangannya lalu mendekat. Da Da masih protes, mereka nggak pacaran.

Da Da merasa sangat malu. Dia menutup wajahnya lalu keluar.


Da Da ngomel sendiri sambil jalan. Ngapain Zero Nine masuk ke kotak boneka? Kenapa juga manggil dia pacar cuman karena mereka habis ciuman? G*la!!!

Zero Nine menyusul Da Da. Dia manggil Da Da di depannya.

Pacarku!!!

Bersambung...
      edit

0 komentar:

Post a Comment


Kehidupan nyata nyapekinπŸ˜₯πŸ˜₯

Luv you πŸ˜™πŸ˜™πŸ˜™

Salam Pink
My photo
Aku Pink dan aku Yellow. Suka nonton drama tapi nggak tahu mau cerita ke siapa. Makanya buat blog biar punya tempat buat cerita.

Contact Me

Name

Email *

Message *

Followers

Total Pageviews

Follow by Email

Translate